Thursday, 20 January 2011

Operasi Kaki Kiri Jonghyun SHINee Berjalan Lancar


Hari ini diberitakan kalau member SHINee, Jonghyun yg memang mengalami cedera kaki,menjalani operasi di kaki kirinya. Jonghyun menderita cedera pergelangan kaki kiri sejak Oktober 2010 lalu setelah ada kejadian desak-desakan para fans di bandara Jakarta. Awalnya, mereka kira cedera Jonghyun hanya cedera biasa, tapi ternyata memerlukan tindakan lanjutan.
SMent melalui Star News menyatakan, “Jonghyun menjalani operasi tanggal 17 Januari lalu dan berjalan dengan baik. Saat ini Jonghyun sedang dalam kondisi baik.”
Untuk pemulisan pasca operasi, Jonghyun tidak akan tampil di “20th Seoul Music Awards” yg akan diadakan tgl 20 ini. SHINee pun harus tampil ber-4 saja.
Source: Star News via Nate
Via allkpop
IndoTrans : HestyUnnie @ AsianFansClub

Onew ‘SHINee’ lagi sakit ??


Saat ini, SHINee sedang di Pattaya, salah satu kota di Thailand. Pada salah satu rekaman mereka, leader SHINee ,Onew terlihat lemah.
Ada rumor yg tersebar bahwa Onew saat ini sedang pilek . Menurut fansite SHINee, Onew saat ini sedang sakit.
Onew hanya perlu istirahat. Dai juga sempat minum obat dan istirahat di antara waktu pembuatan film.
Get well soon Onew Oppa... :D
credits : popseoul
via gokpop
Via:addictedkorea

Lagu “Miss You” milik SM The Ballad tadinya punya SHINee??

Ternyata lagu “Miss You” yang dinyanyikan oleh SM the Ballad memiliki cerita panjang sebelum dirilis ke Publik, kini Komposer lagu ini menceritakan kisah itu!! Let's Cekidot...
Sekarang saya akhirnya bisa mengatakan ini … Karena kegiatan promosi telah selesai … ini dapat dianggap sebagai kisah cinta memilukan di balik lagu ‘Miss You’ …
Para penggemar TRAX, Super Junior dan SHINee seharusnya sudah akrab dengan lagu ‘Miss You’. Bahkan jika mereka tidak pernah mendengar hal itu mereka setidaknya pernah mendengar judul lagu itu …
Sebenarnya, pemilik lagu ini pada awalnya adalah SHINee.
Ketika nama grup SHINee masih ragu, Jinki dan Jonghyun sudah merekam lagu ini untuk duet, ada niat untuk memasukkan lagu dalam album debut …Saat itu, ada bait yang meliputi rap yang dinyanyikan Minho … Sebuah rap bariton yang menarik … ____
Tapi karena itu tidak sesuai dengan image album, ada rencana untuk melepaskannya sebagai single …
Tapi ada lagi perubahan dalam rencana, dan keputusan itu dulu ingin menampilkan Xiah Junsu ‘DBSK’, Kyuhyun ‘SUJU’ dan SHINee Jonghyun untuk tampil sebagai trio …
Setiap orang bekerja keras untuk menyelasikan rekaman~ Dan …. Suara trio itu berpadu dengan sangat baik ~ ~itu sungguh menarik
TAPI! Dengan hanya 2 bulan sebelum album ini akan dirilis, JunSu merilis pernyataan untuk melepaskan diri dari grup …
Jadi harus menunggu lama lagi dan anggota baru Jay dan Jino termasuk untuk menyanyikan ini … Ini adalah lagu ‘Miss You’
Untuk merilis lagu ini harus melalui perjalanan yang benar-benar sangat panjang. Sepanjang 3 tahun …
Sungguh bersyukur bahwa hal itu dapat lahir berhasil Am … “Where it Began” ‘(lagu ini awalnya berjudul “Where it Began”)
Saya sering melihat dan mendengarkan lagu ini
“Where it Began” dinyanyikan oleh Jinki dan Jonghyun …
“Where it Begin” dinyanyikan oleh Kyuhyun, Jonghyun dan JunSu ….
Meskipun sayangnya versi ini hanyalah untuk aku saja, tapi itu karena berbagai alasan, hingga ini membawa saya dapat bertemu Jino, itu adalah pengalaman yang sangat menyenangkan. ^ ^
PS: Aku ingat apa yang Jino katakan padaku selama rekaman
Aku: Mengapa Anda selalu tersenyum?
Jino: Semua orang sudah sangat lelah dari rekaman sehingga aku harus tersenyum ^ ^
Itulah kebersamaan … Semoga anda tidak akan berubah dan terus menjaga hati dan kebaikan itu, menghabiskan hari-hari dengan gembira seperti Kyuhyun-hyung dan seperti Jonghyun hyung yang melanjutkan karir bernyanyinya dengan kharismanya
Akhirnya harus berakhir dengan menyemangati Jino?
Jino Fighting!
Original Source: blog.paran
Source: soompi
Chinese Translation: The SHINing Club
English Translation: atlantis-x
Via:omonatheydidnt
indtrans:elalolipop@asianfansclub

Sunday, 16 January 2011

Lima pelajaran sederhana yg penting

1. Pelajaran Penting ke-1
Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorang Profesor memberikan quiz mendadak pada kami.
Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya, saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz sampai pada soal yang terakhir.
Isi soal terakhir ini adalah :
Siapa nama depan wanita yang menjadi petugas pembersih sekolah ?
Saya yakin soal ini cuma bercanda.
Saya sering melihat perempuan ini. Tinggi,berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu nama depannya... ?
Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan jawaban soal terakhir kosong.
Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada Profesor itu mengenai soal terakhir akan 'dihitung' atau tidak.
"Tentu saja dihitung !!" kata si Profesor. "Pada perjalanan karirmu, kamu akan bertemu banyak orang. Semuanya penting!. Semua harus kamu perhatikan dan pelihara walaupun itu cuma dengan sepotong senyuman,atau sekilas say "hallo"!
Saya selalu ingat pelajaran itu.
Saya kemudian tahu, bahwa nama depan ibu pembersih sekolah adalah "Dorothy".

2. Pelajaran Penting ke-2
Penumpang yang kehujanan malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita negro rapi yang sudah berumur sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak mencoba bertahan dalam hujan yang sangat deras yang hampir seperti badai. Mobilnya kelihatannya lagi rusak dan perempuan ini sangat ingin numpang mobil.
Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil yang lewat. Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule, dia berhenti untuk menolong ibu ini. Kelihatannya si pemuda bule ini tidak paham akan konflik etnis tahun 1960-an, pada saat itu.
Pemuda bule ini akhirnya membawa si ibu negro selamat hingga suatu tempat, untuk mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi.
Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang alamat si pemuda itu. Pemuda itu menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si pemuda.
7 hari berlalu dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule ini diketuk seseorang. Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman sebuah televisi set besar berwarna (1960-an) khusus dikirim kerumahnya. Terselip surat kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah :
"Terima kasih nak, karena membantuku di jalan Tol malam itu. Hujan tidak hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku.Untung saja anda datang dan menolong saya. Karena pertolongan anda, saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku yang sedang sekarat... hingga wafatnya. Tuhan memberkati anda,karena membantu saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu"
Tertanda , Ny. Nat King Cole. (Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA)

3. Pelajaran penting ke-3
Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani…
Di zaman eskrim khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel dan duduk di meja. Seorang pelayan wanita menghampiri dan memberikan air putih dihadapannya.
Anak ini kemudian bertanya "Berapa ya,... harga satu ice cream sundae?" katanya.
"50 sen..." balas si pelayan.
Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin di kantongnya...."Wah... Kalau ice cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi.
Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak... dan pelayan ini mulai tidak sabar.
"35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan.
Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya. "Bu... saya pesen yang ice cream biasa saja ya..." ujarnya.
Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kuitansi di atas meja dan terus melengos berjalan.
Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi.
Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring kecilnya yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen dan 5 buah koin 1-sen.
Anda bisa lihat... anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang "layak".......

4. Pelajaran penting ke-4
Penghalang di Jalan Kita…
Zaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah batu besar di tengah-tengah jalan. Raja tersebut kemudian bersembunyi, untuk melihat apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan.
Beberapa pedagang terkaya yang menjadi rekanan raja tiba di tempat untuk berjalan melingkari batu besar tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian memaki-maki sang Raja, karena tidak membersihkan jalan dari rintangan.Tetapi tidak ada satupun yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu.
Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong banyak sekali sayur mayur. Ketika semakin dekat, petani ini kemudian meletakkan dahulu bebannya dan mencoba memindahkan batu itu kepinggir jalan. Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu besar itu. Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya,ternyata di tempat batu tadi ada kantung yang berisi banyak uang emas dan surat Raja. Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau menyingkirkan batu tersebut dari jalan.
Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang kita tidak pernah bisa mengerti.
Bahwa pada dalam setiap rintangan,tersembunyi kesempatan yang bisa dipakai untuk memperbaiki hidup kita.

5. Pelajaran penting ke-5
Memberi ketika dibutuhkan…
Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang bekerja di sebuah rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecil yang bernama Liz, seorang penderita satu penyakit serius yang sangat jarang. Kesempatan sembuhnya hanya ada pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur 5 tahun, yang secara mujizat sembuh dari penyakit yang sama. Anak ini memiliki antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit itu.
Dokter kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap medikal tersebut ke anak kecil ini, dan bertanya apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak perempuannya.
Saya melihat si kecil itu ragu-ragu sebentar, sebelum mengambil nafas panjang dan berkata
"Baiklah... Saya akan melakukan hal tersebut.... asalkan itu bisa menyelamatkan kakakku".
Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini berbaring di tempat tidur,di samping kakaknya. Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi wajah si kecil mulai pucat dan senyumnya menghilang. Si kecil melihat ke dokter itu, dan bertanya dalam suara yang bergetar...katanya "Apakah saya akan langsung mati dokter?"
Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa, bahwa ia harus menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa kakaknya.
Lihatlah...bukankah pengertian dan sikap adalah segalanya...
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bekerjalah seolah anda tidak memerlukan uang…
Mencintailah seolah anda tidak pernah dikecewakan…
Bernyanyilah seolah tidak ada yang menontonmu…
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
DALAM GELAPNYA MALAM, KITA JUSTRU DAPAT MELIHAT INDAHNYA BINTANG…

...never know...



never know what you want
never understood what was perceived
want to be free like a bird flying in the air
want to get rid of all the existing burden
did not mean to hurt
 

Saturday, 15 January 2011

entahlah.....


entah kenapa....
entah apa.....
entah bagaimana.....
















tak tahu harus apa.....
tak tahu harus bagaimana...
tak tahu harus dimana....
tidak mau begini...
tidak mau disana...
tidak mau disitu....

Hmmmmm....entahlah....

Friday, 14 January 2011

Fakta Menarik Tentang Yoon Si Yoon

KIPRAH Yoon Si Yoon di serial Bread, Love, and Dreams (BLD) jelas sangat penting. Dia sukses memerankan karakter Kim Tak Goo selama 30 episode, yang otomatis juga mengangkat namanya sebagai aktor di industri serial drama Korea.
Berikut ini beberapa fakta menarik tentang pemeran Joon Hyuk di komsit High Kick Through The Roof (HKTTR) itu:
  • Tak suka minum dan merokok. Sang ibu selalu mengingatkan, “Anakku tak akan pernah belajar merokok, kan?” Bagi Yoon, itu lebih menakutkan ketimbang dimarahi sang ibu.
  • Yoon Si Yoon anak tunggal di keluarganya.
  • Yoon kecil tumbuh besar di Suncheon, Provinsi Jeolla. Ia baru pindah ke Seoul ketika SMP. Itu sebabnya ia pandai berbahasa daerah. 
  • Saat orangtuanya mengalami masa sulit, Yoon diasuh nenek dan kakeknya. Saat anak-anak seusianya les bahasa Inggris, ia diajak sang nenek ke gereja dan belajar bahasa Mandarin. “Dulu saya sangat jago, tapi sekarang sudah lupa semua,” akunya. 
  • Membantah gosip bahwa telah menjalani wajib militer. “Sekarang saya ingin aktif berkarier, lalu menjalani wajib militer kalau waktunya sudah tiba,” bantahnya. 
  • Sebelum memulai debut akting, Yoon pernah muncul di acara TV sebagai teman Lee Hong Ki FT Island. 
  • Pengalaman akting kali pertama, ketika masih kecil di gereja. Perannya, sebagai domba! 
  • Pernah khawatir karena wajahnya tak seperti anak sekolah, tapi juga tak mirip orang dewasa. Pernah berusaha menumbuhkan kumis, tapi merasa tak cocok. 
  • Paling suka membaca buku. “Buku membantu saya mengetahui cara berpikir orang-orang sukses seperti Presiden Barack Obama. Saya juga sangat suka buku-buku yang ditulis pendeta Buddha Beop Jeong dan U Simin.” 
  • Mengidolakan Choi Min Sik, Kim Myung Min, dan Rain.
dari Berbagai Sumber